Pages

Senin, 24 Desember 2012

CINLOK di Bank Mandiri

Panggil saja aku Lili. Dua bulan sudah setelah aku lulus kuliah, hari-hariku aku lalui untuk mencari informasi pekerjaan. Mulai dari majalah, koran, hingga internet telah aku coba, dan aku telah melamar di tiga perusahaan, tinggal nunggu panggilan aja bila aku memang di terima. Terakhir aku mencari informasi lowongan pekerjaan melalui internet. Kebetulan ada lowongan pekerjaan di Bank Mandiri yang posisinya sebagai Supporting Staff, dengan persyaratan pendidikan minimun S1, usia maksimum 24 tahun, mampu mengoperasikan komputer dan belum menikah. Wah,... serentak aku terkejut, sudah lama aku memimpikan bisa kerja di bank. Segera saja aku membuat lamaran pekerjakan dan aku kirim lewat kantor pos. Kebetulan aku punya kerabat, namanya Dina yang juga yang bekerja di Bank Mandiri cabang terdekat, jadi aku bisa tanya-tanya mengenai pekerjaannya di Bank Mandiri sehari-hari. 

Satu bulan berlalu, aku tak kunjung jua mendapatkan panggilan dari perusahaan tempat aku melamar pekerjaan. Rupanya lamaranku tidak di terima. Rasa sedikit putus asa terlintas di pikiranku. Namun akhirnya di keesokan harinya, ada pak pos yang mengantarkan surat untukku. Dan setelah aku buka, ternya isinya adalah surat panggilan dari PT. Bank Mandiri. Sungguh tak ku sangka sebelumnya, akhirnya akupun di terima untuk bekerja di PT. Bank Mandiri. Dan yang tak di sangka lagi aku di tempatkan di Bank Mandiri cabang tempat kerabatku bekerja. Senangnya hatiku, bisa bekerja di tempat yang selama ini aku impikan.

Hari ini adalah hari pertama aku masuk kerja. Semoga saja semua bisa berjalan dengan lancar hingga jam kerja selesai. Pagi-pagi sekali aku telah bersiap-siap untuk bergegas menuju ke kantor. Aku lihat di cermin, penampilanku sudah rapi. Setelah itu aku langsung berpamitan dengan ibu dan adik-adikku untuk berangkat kerja. 

Sesampainya aku di Bank Mandiri tempat ku bekerja, aku mendapat sambutan hangat dari teman-teman baruku, yah meskipun aku sedikit gugup. Mungkin karena ini pertamakalinya aku bekerja, dan yang lebih mengejutkanku saat itu, ketika aku hendak masuk kedalam lift menuju lantai ruangan tempatku bekerja, tidak sengaja satu lift dengan seorang laki-laki yang ternyata adalah teman lamaku waktu SMA dulu.
"Kamu karyawan baru ya???", tanyanya sambil masuk lift.

"E,.. iya,...", jawabku sekenanya dengan sedikit senyum.

Suasana tegangpun tercipta, karena di dalam lift hanya ada kami berdua. 

"Ngomong-ngomong, siapa nama kamu????,...perkenalkan saya Aldi", sambil mengulurkan tangannya.

Ternyata benar. Dia adalah Aldi temanku SMA dulu, memang penampilannya sekarang sedikit berbeda, kalu dulu dia terkesan seperti anak culun. Tapi sekarang dia terlihat dewasa, keren dan tampan.

"Kamu Aldi dari SMAN 2 Dharma Bakti kan??? Aku Erna,... kamu masih ingat aku kan???", serentak langsung aku membalas ucapan perkenalannya.

"Oh iya, aku masih ingat,... wah apa kabar kamu???"

"Baik, kamu lama di sini??"

"Enggak juga, aku juga baru di terima di sini,..."

Ternyata Aldi juga karyawan baru di sini, dan dia bekerja di bagian yang sama dengan ku. Aku senang bisa bertemu dengannya apalagi kami bisa bekerjasama dalam bekerja. Semenjak itu, aku dan dia menjadi dekat, dan aku merasa perasaanku ada yang aneh ke dia, perasaan ini seperti sedang jatuh cinta. Entah mengapa saat aku dekat dengannya, jatung ini terasa berdebar-debar. Namun, tak mungkin aku mengungkapkan perasaan ini padanya, karena aku seorang wanita dan aku gengsi jika harus memulainya, lagian kami belum lama bersama. 

Tiga bulan sudah aku bekerja di Bank Mandiri, dan selama itu pula aku masih menunggu dan berharap Aldi mengungkapkan perasaan yang sama kepadaku. Hari ini aku sengaja membawa bekal makanan untuk Aldi, dan aku berharap dia akan menyukainya. Saat jam istirahat kerja, aku menuju ke ruangannya untuk mengantarkan bekal tersebut, namun aku tidak langsung masuk ke dalam, dari luar aku mengawasi, ternyata di dalam ruangannya ada seorang wanita yang sedang berbicara dengannya, dan kelihatanyya mereka sedang membicarakan sesuatu yang serius. Maka dari itu aku putuskan untuk menunggu hingga wanita tersebut keluar dari ruangan Aldi.

Beberapa menit kemudian, wanita tersebut keluar dari ruangan Aldi, dan aku segera masuk dan menemui Aldi.
"Maaf aku masuk tidak mengetuk pintu,..", sahutku kepada Aldi yang sedang duduk memandangku yang baru masuk.

"Iya , gak papa kog,.. ada apa??", jawabnya dengan senyum.

"Emm,... aku cuma mau mengantarkan ini,...(memberikan bekal makanan kepada Aldi).."

"Apa itu???",.. tanyanya.

"Itu ada makanan, aku sendiri yang masak. Barangkali kamu lapar,... silahkan di coba."

"(Membuka makanan) Wah, ini makanan kesukaanku (mencicipi)... hmmm enak... kamu kog tau banget kesukaanku???"

"Masa sih??? hehehe...", tanyaku dengan sedikit tawa namun senang dalam hati.

Setelah Aldi selesai makan, karena rasa penasaranku akupun tidak lupa untuk menanyakan siapa wanita yang tadi berbicara dengannya berdua di ruangannya. Aldi bilang dia adalah Funding Officer di Bank Mandiri dan kebetulan tadi ia sedang menyerahkan dokumen-dokumen yang harus segera di kelola oleh Aldi. Syukurlah, aku kira dia siapanya Aldi. Karena aku pasti sangat cemburu jika ada wanita yang dekat dengan Aldi, meskipun aku bukan siapa-siapanya.

Karena aku kerjanya sift pagi, jadi untuk malamnya aku bisa santai. Malam itu, aku habiskan untuk di rumah saja. Ketika aku sedang duduk santai di teras rumah, tiba-tiba dari kejauhan aku lihat ada dua orang yang berjalan menuju rumahku. Dan ternyata mereka berdua adalah Aldi dan Dina, aku pun terkejut dengan kedatangan mereka yang secara tiba-tiba tanpa memberitahuku sebelumnya. Kenapa juga malam itu Aldi kerumahku ? padahal biasanyakan Dina ke rumahku sendirian. 
"Eh ada yang pengan Aldi sampein tuh ke kamu,...", bisik Dina kepadaku.

"Apaan??", tanyaku penasaran.

"Udah lihat aja ntar....", jawab Dina.

Malam itu kamipun ngobrol di teras rumah bertiga, namun tak lama kemudian Dina memutuskan untuk pulang duluan. Dan tinggallah berdua aku dan Aldi di teras rumahku. Kamipun masih melanjutkan mengobrol seputar masalah pekerjaan. Karena aku merasa kehabisan bahan pembicaraan, akupun hanya mendengarkan Aldi berbicara dan semua pembicaraan Aldi yang memulainya. Kamipun terus ngobrol hingga larut malam.
"Li, gak terasa udah jam 11 malam,..", Aldi memotong pembicaraan.

"Iya ya, saking serunya sampai lupa waktu..." 

"Iya nih, gak enak udah larut malam,.. aku mau pulang dulu,...
 Emm,.. sebelum aku pulang,.. aku pengen ngomong sesuatu ma kamu...."

"Ngomong apa???", tanyaku dengan rasa penuh penasaran kepada Aldi.

"Aku,.... aku,.....
 Emmm, selama ini sebenarnya aku suka sama kamu sejak SMA. Dan aku selama ini masih sendiri itu karena  aku menunggu dan masih mengharapkan kamu,...
Aku tau, mungkin aku gak pantas untuk kamu, dan mungkin kamu cuma mengangapku sebagai teman atau sahabat dan gak lebih..."

Ya Tuhan, itu adalah saat yang ku tunggu-tunggu. Akhirnya Aldi mengungkapkan juga.

"Aldi, asal kamu tahu, sebenarnya aku juga sama seperti kamu,....", balasku.

"Jadi, kamu juga cinta sama aku???..."

"Iya..."

Malam itu aku sangat bahagia, hingga terbawa mimpi. Mungkin karena aku terlalu memikirkannya. Dan keesokan harinya aku sedikit ceria saat bekerja di kantor. Apalagi aku bisa bertemu dengan Aldi setiap saat. Aku berharap aku akan tetap bersama Aldi hingga jenjang pernikahan. Sungguh tak ku sangka sebelumnya aku bisa sedekat itu dengan Aldi. Mungkin Tuhan sudah mengaturnya. Dan Bank Mandiri adalah saksi pertemuan aku dan Aldi...



Bersanbung.....

2 komentar:

  1. Penguji ..... jayachandra fadhlan
    Negara ...... Indonesia
    W / S ......... + 62 821-3272-6591
    Facebook ..... jayachandra fadhlan
    email ...... (jayachandrafadhlan@gmail.com)

    Nama saya jayachandra fadhlan,
    dari Indonesia Saya seorang perancang busana dan saya ingin menggunakan media ini untuk memberi tahu semua orang agar berhati-hati dalam mendapatkan pinjaman di internet, ada begitu banyak pemberi pinjaman di sini untuk mempercayai orang. Terima kasih atas hasil kerja keras Anda, saya meminta pinjaman untuk sekitar Rp900.000.000 wanita di Malaysia dan saya kehilangan sekitar 29 juta tanpa mengambil pinjaman, saya membayar hampir 29 juta tetap saya tidak mendapatkan pinjaman dan bisnis saya tentang menjadi buruk karena hutang. Ketika saya mencari perusahaan pinjaman yang dapat diandalkan, saya melihat iklan online lainnya dan nama perusahaan tersebut adalah PERUSAHAAN PINJAMAN EKSOTIK. Saya kehilangan 15 juta bersama mereka dan sampai hari ini, saya belum pernah menerima pinjaman yang saya usulkan. Teman baik saya yang disetujui oleh pinjaman juga menerima pinjaman, memperkenalkan saya ke perusahaan yang dapat dipercaya di mana MRS. KARINA bekerja sebagai manajer cabang, dan saya meminta pinjaman sebesar Rp900.000.000 dan mereka meminta kredensial saya, dan setelah itu mereka selesai meminta persetujuan saya, pinjaman yang disetujui untuk saya dan saya pikir itu hanya diperbolehkan, dan memungkinkan ini membuat saya kehilangan uang, tetapi saya terpana. Ketika saya mendapatkan pinjaman saya dalam waktu kurang dari 24 jam dengan bunga 2% tanpa jaminan. Saya sangat senang karena ALLAH menggunakan teman saya yang menghubungi mereka dan memperkenalkan saya kepada mereka dan karena saya selamat membuat bisnis saya melambung tinggi di udara dan dilikuidasi dan sekarang bisnis saya terbang tinggi di Indonesia dan tidak ada yang akan mengatakannya. membahas tentang mode perusahaan. Jadi saya membutuhkan semua orang yang tinggal di Indonesia dan negara lain membutuhkan pinjaman untuk satu tujuan atau lain untuk membeli MRS. KARINA melalui email: (karinarolandloancompany@gmail.com) atau hanya whatsapp +1(585)708-3478 .... Anda masih dapat menghubungi saya jika Anda meminta informasi lebih lanjut melalui email: (jayachandrafadhlan@gmail.com) atau whatsapp + 62 821-3272-6591, Terima kasih lagi untuk membaca kesaksian saya, dan semoga ALLAH terus memberkati kita dan memberi kita umur panjang dan kemakmuran.

    Perusahaan ..... Karina Elena Roland perusahaan pinjaman
    W / S .......... + 1 (585) -708-3478
    Facebook .... Elena karina Roland
    email ......... (karinarolandloancompany@gmail.com)

    BalasHapus
  2. NAMA: Titin yuni Arlini
    ACCOUNT NUMBER: 6170235108
    NAMA BANK: bank central asia (BCA)
    PINJAMAN PINJAMAN: Rp 250.000.000
    EMAIL SAYA: titinyuniarlini@gmail.com

    Selamat siang!!!
    Saya hanya tersenyum seperti saya memposting ini karena KARINA ELENA PERUSAHAAN PINJAMAN ROLOAND telah membuat saya dan keluarga saya keluar dari hutang. Semuanya berawal ketika saya membutuhkan pinjaman sebesar Rp250.000.000 untuk menghapus semua hutang saya, tidak ada yang membantu karena saya kehilangan suami saya sampai saya menemukan kontak emailnya di internet sehingga saya memutuskan untuk mengajukan pinjaman dari MOTHER KARINA dan saat ini saya sangat senang dan berterima kasih atas bantuan IBU KARINA karena memberi saya pinjaman saya.
    Sekarang saya memiliki bisnis saya sendiri dan saya merawat keluarga saya dengan baik karena bantuan dari KARINA ELENA ROLAND LOAN COMPANY yang memberi saya pinjaman tanpa stres. Tuhan Yang Mahakuasa akan terus memberkati kerja keras yang baik dari IBU KARINA.
    Anda dapat menghubungi mereka sekarang melalui email atau whatsapp oke: (karinarolandloancompany@gmail.com) atau whatsapp +15857083478

    BalasHapus